Review Buku : Becoming Michelle Obama

Mantan Ibu Negara Ameria Serikat, Michelle Obama, mengeluarkan buku memoarnya pada november 2018 silam judulnya Becoming.

Buku setebal 448 halaman ini sangat enak dibaca dan jauh dari rasa membosankan. Tulisannya yang jujur dan hangat saat menceritakan kemenangan yang ia raih maupun kekecewaannya yang ia alami menggugah hati kita. Becoming merupakan biografi seorang wanita yang kisah hidupnya sangat menginspirasi. Buku ini mencakup topik-topik yang berhubungan dengan jati diri, keraguan diri, cinta, pekerjaan dan keluarga. Ada banyak hal yang bisa dipelajari di buku Becoming. Dengan berbagi pengalaman uniknya, Michelle menuliskan apa yang telah ia pelajari tentang persatuan, perubahan, dan harapan yang bagus banget nih buat kita ambil pelajarannya. Sangat inspiratif dan recomended untuk dibaca.

Saya akan share sedikit rangkuman isi buku yang menarik yang memiliki penilaian 4.9 dari 5 bintang.

Michelle adalah anak perempuan yang punya kakak luar biasa lahir dari seorang ibu rumah tangga yang bisa bertransformasi jadi apa saja. Dia memiliki seorang ayah yang mengidap penyakit multiple scleroris yaitu penyakit gangguan saraf pada kakinya sehingga ayahnya lama kelamaan kesulitan berjalan. Ayahnya walaupun sakit tapi ga mau menunjukkan sakitnya dan tetap bekerja tanpa mau merepotkan dan membuat khawatir keluarganya. Ibunya juga keren karena saat suaminya keliatan makin susah jalan ibunya Michelle bertransformasi jadi wanita karier tanpa mengeluh ke anak2nya kenapa dia harus kerja. Kenyataannya adalah karena anak2nya dah mulai kuliah dan perlu biaya. Keluarga mereka solid dan sangat demokrasi.

Michelle bertemu Obama awalnya sebagai patner kerja dan akhirnya patner hidup dan itu so sweet. Tapi so sweetnya mereka juga diwarnai banyak masalah loh… Mulai dari pekerjaan keduanya yang membuat mereka sulit punya waktu sama sama dan merembet ke yang lainnya. Tapi mereka bisa solving problem bahkan punya schedulle rutin kencan romantic. Michelle dan Barrack Obama ga bisa punya anak secara normal dan mereka putuskan pake bayi tabung sehingga lahirlah Malia dan Sasha.

Kehidupan selalu ada masalah tapi dengan cinta, dukungan, keterbukaan dan kepercayaan mereka bisa lalui semuanya.

Diwaktu Barrack obama suaminya mulai turun ke dunia politik sebenarnya Michelle ga yakin dan penuh kegalauan apakah mengijinkan suaminya ini terjun ke dunia politk yang pastinya berat. Ada keraguan, kesedihan, kelelahan, kemarahan dan macam macam tantangan.

Semua pertanyaan dan keraguan itu ada. Tapi michelle pas udah jadi istri presiden juga bilang bahwa ternyata semua orang sukses, orang luar biasa dan prestasi ternyata punya persamaan yaitu mereka punya keraguan*, ya karena begitulah dalam kehidupan kita selalu dihadapkan pada pilihan pilhan, bedanya kita ga stuck. Kalau kita tidak menang, yang penting membuat kemajuan itulah intinya,

Becoming menyimpan banyak kutipan permata yang menginspirasi. Melalui ceritanya itu, Michelle banyak mengajak kita untuk merenungi kehidupan tentang perlunya memiliki pendirian dan cara pandang sendiri terhadap sesuatu.

Berikut ini adalah 10 kutipan favorit dari buku Becoming. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah seorang Michelle Obama dan kutipan ini menjadi inspirasi ya.

1.       Selalu ada cara lain dan selalu ada jalan keluar, jadi jangan putus asa saat kita gagal itu bukan akhirnya, ingat selalu ada cara lain dan selalu ada jalan keluar.

2.       Kisahmu itu sepenuhnya punya kamu, dan akan selalu menjadi milikmu. Itulah sesuatu “yang penting” untuk dimiliki”

3.       “Banyak yang tidak saya tahu tentang Amerika, tentang kehidupan, tentang apa yang mungkin terjadi di masa depan. Tapi saya tahu diri saya sendiri”

4.       “Apakah saya sudah menjadi orang baik? Ya

5.       “Hidup mengajarkan bahwa kemajuan dan perubahan terjadi perlahan. Kami menanam benih perubahan, dan buah yang ditanam mungkin tidak pernah kami lihat. Kita harus sabar,”

6.    Pekerjaan saya, saya akui, adalah menjadi diri saya sendiri, untuk berbicara sebagai diri saya sendiri. Dan saya melakukannya.

7.    Bahkan jika kita tidak menang, kita membuat kemajuan yang penting

8.    Satu hal untuk mengeluarkanmu dari tempat yang membuatmu terjebak, saya sadar itu. Yaitu mencoba hal baru dan menguasai tempat itu tanpa hambatan.

9.    Saya sudah cukup beruntung dalam hidup saya karena bertemu banyak orang luar biasa dan berprestasi. Apa yang saya pelajari adalah: Mereka semua masih memiliki keraguan.

10.  Saya sedang mencoba hipotesis baru: Mungkin saya lebih bertanggung jawab atas kebahagiaan daripada membiarkan diri saya terlarut

Selamat membaca dari pagi kita.

Tinggalkan komentar